Just another WordPress.com site

Pada tahun 1969, floppy disk pertama kali diperkenalkan. Saat itu hanya bisa membaca (read-only), jadi ketika data tersimpan tidak dapat dimodifikasi maupun dihapus. Ukurannya 8 inch dan dapat menyimpan data sekitar 80kB. Empat tahun kemudian, floppy disk yang sama muncul dan dapat menyimpan data sebanyak 256kB. Selain itu, memiliki kemampuan dapat ditulis kembali (writeable). Perkembangan selanjutnya, pada tahun 1990 lahir disk dengan ukuran 3 inci yang dapat menyimpan data sekitar 250 MB, atau biasa disebut juga Zip disk.

Mungkin buat mereka yang terlahir di jaman sekarang akan merasa asing , apa itu “disket” atau “floppy disc”. Anak jaman sekarang mungkin lebih mengenal flash disk ketimbang floppy disk. Popularitas floppy disc terus menurun karena tak lagi digunakan banyak orang. Produsen komputer pun mulai meniadakannya di PC dan laptop baru buatannya.

Perangkat disket yang dulu sangat populer sebagai media penyimpanan sekarang susah ditemukan dan jarang yang menggunakannya. Adanya perangkat penyimpanan baru seperti USB drive atau CD secara perlahan telah menurunkan pamor disket. Perangkat baru tersebut memiliki kapasitas jauh lebih besar dan harganya yang semakin murah.

Kebutuhan akan floppy disc atau disket pernah mengalami masa puncak pada pertengahan 1990-an saat hampir semua komputer menggunakan peralatan yang berkapasitas 1,44 MB tersebut. Namun, permintaan atas floppy disc terus menurun sejak berkembangnya CD-R, CD-RW, bahkan USB flash disc yang menawarkan kapasitas penyimpanan data jauh lebih besar

Meski masih ada yang memproduksi dan memakainya, disket kemungkinan akan segera jadi barang antik. Sony, yang pernah jadi produsen disket besar dunia, kini memutuskan untuk mengakhiri produksi disket, sama seperti berbagai perusahaan besar lain yang tidak lagi menjualnya. Terus menurunannya permintaan, membuat perusahaan pembuat floppy disc menghentikan produksinya.

Kebanyakan konsumen yang masih tersisa adalah para pengguna peralatan lama di sektor pendidikan dan pusat riset.

Setelah menghentikan distribusi disket 3,5 Inch di berbagai belahan dunia, Sony tidak menjual lagi perangkat penyimpanan itu di negaranya, Jepang. Seluruh proses produksi dihentikan Maret tahun 2011 lalu. Sony termasuk perusahaan yang membantu kelahiran disket pada tahun 1981 dan mulai memasarkannya tahun 1983. Di masa jayanya tahun 2000, Sony sempat mengapalkan sampai 47 juta unit disket.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Tag Cloud

%d bloggers like this: